Director: Ben Stiller
Writers: Steve Conrad
Stars: Ben Stiller, Kristen Wiig, Sean Penn
My Rating: 6-7/10
Beberapa hari yang lalu saya akhirnya berhasil kembali menapaki sebuah bioskop setelah sekian lama tidak menonton di panggung layar lebar. Setelah menolak untuk menonton premier film Jack Ryan, saya dan seorang sahabat akhirnya memutuskan untuk menonton The Secret Life of Walter Mitty, yang diperankan dan disutradarai oleh Ben Stiller.
The Secret Life of Walter Mitty bercerita tentang seorang pegawai majalah LIFE yang seringkali menghayal tentang kehidupan luar biasa untuk melarikan diri dari kehidupannya yang terlanjur sangat biasa. Suatu hari, karena sebuah insiden, Walter Mitty terpaksa keluar dari kepompong khayalannya dan pergi menjalani sebuah petualangan yang akan merubah hidupnya untuk selamanya.
![]() |
| "When life gives you lemon, skate-boarding in Iceland instead" |
Cerita dalam film ini sangatlah sederhana, dibumbui dengan humor khas Ben Stiller, sedikit romansa, sinematografi yang indah, serta musik yang mempesona, menjadikan film ini sangat 'mudah' untuk disukai. Tidak ada yang luar biasa dari akting para pemainnya, namun film ini terlihat sangat 'keras' dalam menjual keindahan di setiap adegan. Layaknya membaca sebuah majalah National Geographic, kita akan mudah sekali untuk jatuh cinta terhadap indahnya pegunungan Himalaya, jalanan Islandia, serta pemandangan Greenland yang memukau. Menonton film ini bagaikan melihat seorang wanita cantik yang senantiasa menghembuskan kata-kata romantis di telinga kita.
Pesan yang disampaikan film ini cukup jelas. Walter Mitty menggambarkan diri kita sendiri yang terjebak dalam rutinitas sehari-hari, bermimpi akan kehidupan yang lebih baik, menunda impian yang selalu terngiang di setiap sudut benak pikiran, mengkhayalkan cinta, berharap tanpa melakukan tindakan yang pasti. Siapapun yang melihat film ini pasti pernah melihat sedikit sisi diri mereka dalam Walter Mitty. Film ini menjanjikan kehidupan yang lebih baik jika kita 'cukup' berani untuk mengambil risiko, kabur dari zona nyaman, pergi melintasi batas-batas diri. Sebuah pesan yang cukup klise tapi dibungkus dengan cukup cerdas.
![]() |
| "I dream of a better life, freezing in Himalaya while wearing my office suit" |
Film ini terasa manis meskipun meninggalkan banyak rasa dan potensi yang sebenarnya bisa dihadirkan dengan lebih baik. Selesai menonton film ini, kita pasti akan keluar dari bioskop dengan sebuah senyuman dan keinginan yang dalam untuk pergi melihat dunia yang konon begitu indah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar