Jumat, 29 Maret 2013

The Beauty of All There Is

Halo, apa kabar ? Saya sudah lama tidak menulis di blog ini karena kesibukan yang begitu mencekik. Namun takdir rupanya sedang berbaik hati, akhirnya saya bisa menemukan waktu dimana saya bisa memakai kaos plus celana training, sambil minum kopi dan duduk manis didepan desktop PC saya yang sudah usang digerogoti virus bernama usia.

Beberapa waktu yang lalu saya menonton salah satu film karya Terence Malick yang berjudul 'The Tree of Life'. Film tersebut telah sukses membuat saya menitikan air mata kebingungan. Saya terpesona namun saya bingung. Saya tahu namun saya tidak mengerti. Sebuah persatuan sempurna antara pencerahan dan kebodohan. Tapi ada satu hal yang benar saya mengerti namun masih sering saya lupakan: Hidup itu indah.



"The only way to be happy is to love. Unless you love, your life will flash by."

Film 'The Tree of Life' banyak mengajarkan tentang keindahan hidup melalui rasa mencintai. Film ini juga secara eksplisit dan terang - terangan (dan nyaris memaksa) ingin menjelaskan pada para penonton, bahwa dunia beserta isinya adalah sebuah tempat yang indah, bahwa hidup beserta segala komplikasinya adalah sebuah berkah dari siapapun itu yang menciptakan semesta. Film ini juga nampaknya secara implisit (dan hati - hati) ingin menjelaskan bahwa manusia terkadang begitu naif dan bodoh, ambisius dan sombong, begitu buta sehingga tidak menyadari bahwa cinta itu ada disejauh mata memandang, bahkan begitu dekat hingga urat nadi kita bernyanyi bersama sang cinta. Film ini begitu gemar menunjukan bahwa manusia begitu kecil dan tidak signifikan, bahwasanya manusia adalah mahkluk yang senantiasa berada di dalam genggaman sang pencipta semesta.



"...It finds reasons to be unhappy when all the world is shining around it. And love is smiling through all things."

Pada akhirnya, film ini bukanlah sesuatu yang dapat dimengerti. Saya pun sebenarnya masih kebingungan akan apa yang saya lihat. Namun terkadang tidak perlu mata untuk melihat, tidak perlu pikiran untuk memahami. Hati lebih tahu segala, karena dari hati semua berada.


A Quick Review !

Jika boleh saya akan melakukan review atau lebih tepatnya: penilaian singkat, terhadap beberapa film yang saya tonton akhir - akhir ini. So here it is:

The Host (1-2/10) >> Saya pikir film ini akan lebih baik dari Twilight, namun saya salah besar. Shame on you Andrew Niccol, and you too Stephanie Meyer !

A Good Day To Die Hard (5/10) >> Bukan Die Hard yang kita kenal dan kita cintai, film action standar jaman sekarang.

G.I Joe: Retaliation (4-5/10) >> Standar. Enough said.


Olympus Has Fallen (6/10) >> Film ini yang seharusnya jadi Die Hard, sedikit lebih baik dari G.I Joe dan A Good Day To Die Hard.

The Croods (8/10) >> Manis, lucu, menghibur. Dreamworks memang selalu memuaskan.


Recommended for you:


1. Wreck it Ralph
2. Argo
3. Zero Dark Thirty
4. Flight
6. Midnight in Paris
7. Cloud Atlas (Not that good, but I like it somehow)


That's it folks !